Sunday, 22 March 2020

Ada lho Kucing hutan kalimantan, penasaran? yuk cek disini

image from google


Kucing Hutan Kalimantan

Memelihara kucing bagi sebagian orang memang menyenangkan, apalagi jika Anda adalah seorang catlovers yang sangat senang direcoki oleh kucing-kucing peliharaan Anda. Kucing jenis apa saja sih yang sering dipelihara? Kebanyakan orang pasti akan menjawab yaitu kucing Anggora, Kucing Persia, atau kucing lokal. Namun tahukah anda bahwa kucing hutan juga bisa dijadikan hewan peliharaan. Bagaimana cara memeliharanya? Dalam hal ini kita akan membahasnya pula.

1.      Memiliki izin untuk memelihara kucing hutan
Jika Anda ingin memelihara kucing hutan, maka Anda harus mempunyai izinnya terlebih dahulu. Hal inilah yang menjadi salah satu satu alasan mengaapa hanya ada sedikit orang yang memelihara kucing hutan. Tentu saja alasannya karena kita harus memiliki perizinan untuk memeliharanya. Apabila Anda memiliki perijinan memelihara kucing hutan, Anda akan terhindar dari masalah hukum. Karena memang ada peraturan yang mengaturnya yaitu pada UU PP No.7 Tahun 1999 dan juga UU No.5 Tahun 1990 tentang perlindungan dan pertumbuhan satwa di Indonesia.
2.      Pelihara Sejak Kecil
Berbeda dengan sifat kucing biasa lainnya, kucing hutan ini memiliki sifat yang cukup liar. Maka apabila Anda memelihara kucing hutan dalam kondisi sudah dewasa maka akan sulit untuk memeliharanya. Oleh karena itu Anda bisa memelihara kucing dari usia dini atau ketika masih dalam perawatan ibunya. Dengan begitu kita bisa lebih mudah mengontrol sisi liarnya.
3.      Pilih Kucing Yang Terlatih
Nah, jika Anda tidak bisa memelihara kucing hutan sejak kecil. Anda bisa memelihara kucing hutan dewasa namun sudah terlatih. Dengan kucing hutan yang terlatih, Anda tidak perlu lagi harus menjinakkan kucing tersebut.
4.      Pemberian Makan
Untuk pemberian makan sendiri, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yakni Anda jangan langsung memberikan si kucing hutan ini dengan makanan kucing kemasan. Karena sifat liar dari kucing hutan, Anda harus menyesuaikan makanannya juga seperti di hutan, salah satu contohnya adalah daging. Memang kelihatannya mahal, namun Anda juga harus  menerima konsekuensinya. Harga kucing hutan yang cukup mahal, maka perawatannya juga mahal. Tapi tenang saja, Anda bisa mengurangi konsumsi daging dari kucing hutan. Caranya adalah dengan mencampurkan daging dengan makanan kucing kemasan, namun secara bertahap hingga kucing hutan benar-benar bisa meninggalkan daging sebagai makanannya.
5.      Sediakan Tempat Khusus
Jika Anda memlihara kucing hutan pula, Anda harus memperhatikan tempat khusu bagi mereka. Kucing hutan merupakan hewan nocturnal, yakni h ewan yang aktif pada malam hari. Karena etika malam hari kita tidak bisa mengontrol penuh apa yang dilakukan kucing hutan. Maka sebaiknya kita menempatkan kucing hutan Anda di halaman belakang rumah atau bisa juga sediakan tempat khusus lain untuk kucing Anda.
6.      Selalu Periksa Kondisi Kesehatan
Seperti kucing-kucing pada umumnya yang Anda pelihara, walaupun kucing hutan berasal dari hutan. Bukan berarti kucing hutan tidak mudah terserang penyakit. Anda juga harus rutin membawa kucing Anda ke klinik atau petshop agar kucing hutan diberikan vaksin. Anda pun harus selalu mengontrol apa yang dimakan kucing Anda, karena kesalahan makan bisa berdampak pada kesehatan kucing, atau bisa jadi kucing Anda keracunan. Selain makanan, kontrol juga lingkungan dari kucing, mulai dari kebersihannya, baik kandangnya. Intinya semua hal yang bisa melakukan kontak langsung dengan kucing Anda.
Untuk harga kucing hutan sendiri memiliki banya varian, mulai dari yang paling murah yaitu 300 ribu rupiah sampai dengan yang paling mahal yaitu 22 juta rupiah. Untuk harga kucing Hutan Kalimantan sendiri dibandrol dengan harga 400 ribu rupiah saja untuk kucing yang berumur 2,5 bulan.


Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Ada lho Kucing hutan kalimantan, penasaran? yuk cek disini

0 comments:

Post a comment